2 Best Burger In Town



Burger jelas bukan makanan yang saya makan dari kecil. Bahkan jaman kecil dulu waktu SD adalah sebuah kemewahan bisa makan burger dari penjual keliling seharga 5rb rupiah, yang terbilang cukup mahal. Sampai akhirnya masuk tren Mr. Burger yang tersebar dimana-mana. Mr. Burger sampai sekarang seakan lekat banget dengan icon Burger. Namun sayang, Mr. Burger tidak akan masuk 2 spot burger favorit saya. Ada dua spot favorit saya, dan saya yakin akan jadi favorit kalian semua juga.

Doodle Burger


Berawal dari spot kecil di daerah Demangan Baru. Doodle berhasil menjadi sebuah ikon burger yang menjadi awal mula revolusi burger enak. Mengandalkan burger "jahat" tanpa veggie, dan pure beef patty serta homemade sauce , dalam waktu singkat spot kecil tempat Doodle berjualan harus berganti menjadi spot yang lebih besar di daerah Moses.  Mereka juga yang memulai tren burger "berwarna" di Jogja. Salut.


Mengandalkan menu burger yang bervariasi mulai dari Beef Burger , Chicken Burger sampai Fish Burger. Doodle menjadi favorit banyak pecinta Burger yang mulai mengapresiasi "PURE" burger sesungguhnya. Sampai sekarang saya masih geleng-geleng menikmati lezatnya saus homemade Doodle Burger ini. Sungguh, ini burger sesungguhnya.



Inovasi Doodle pun tidak main-main. Mengandalkan burger dengan aneka macam daging, burger bun dengan warna yang lebih banyak merah dan putih. Tempat yang lebih luas dan adem. Doodle Burger sungguh spesial.



Doodle Burger

Jl Moses Gatotkaca

Range" 22k - 70k

11 am - 11 pm


Meetball YK






Please welcome, Picasso Of Burger in Jogja! Meetball memang telat beberapa bulan mengeluarkan menu Burger daripada Doodle. Sempat terjebak di jaman Jahilliyah (baca : masih mengandalkan menu labil tak berkonsep), Meetball mulai merangkak naik dengan menu burgernya yang menjadi primadona di salah satu acara Food Festival di bulan Mei. Meatball Cheese Burger menjadi menu pertama yang mengawali burger-burger lain di Meetball. Mengandalkan cacahan steak, beef rasher dan keju mozarella yang dilelehkan dengan torch.


Sampai akhirnya keluarlah menu Monster yang bisa dibilang versi sempurna prototipe burger mereka yang pertama. Menambahkan pure beef patty yang juicy, cacahan steak, beef rasher dan keju mozarella. Komposisi burger yang membuat burger ini susah dimakan tanpa blepotan. Dirty but tasty.


Selain Beef Burger, juga ada Chicken Burger yang menjadi menu baru andalan mereka. Meetball sendiri berhasil merangsak masuk menjadi dua besar Burger yang paling enak di kota versi saya. Meskipun sangat-sangat abstrak dari segi plating, namun sekali gigitan kamu akan tersangkut dan tidak bisa berhenti memikirkannya. Kekuatan Meetball ada pada Patty yang juicy dan saucenya yang bisa dibilang sangat kuat rasanya. Blackpepper saucenya? To die for. Tidak heran SOLD OUT menjadi kata yang sering ditemui di instagram mereka.



Meetball Burger

Jalan Babarsari (Seberang SPBU Babarsari)
20 - 60k
12 am - 10 pm

No comments:

Post a Comment