Dapur Cirebon H. Andy Mau


Selain nasi panas, tahu dan tempe goreng, tauge, mentimun, daun kucai,siraman saus kacang serta kecap manis yang encer ditambah topping bawang goreng di nasi lengko ini , ada sejumput doa orang-orang yang menjadi pelanggan warung dapur cirebon ini. Doa supaya warung ini tetap ada dan tetap terjangkau harganya. Bayangkan saja 6rb untuk nasi lengko ini sungguh membuat hati senang. Meskipun status sudah bukan mahasiswa, namun masih ada sedikit jiwa-jiwa mahasiswa yang selalu senang melihat warung yang menjual makanan enak dengan harga yang enak. Nasi Lengko ini kuliner khas Cirebon, biasa juga disebut Sego Lengko. Mungkin ini cocok untuk vegetarian, baik yang benar-benar tidak makan daging atau tidak bisa makan daging di akhir bulan.


Empal Gentong ini juga salah satu makanan yang dibumbui doa penikmatnya. Penikmatnya yang rindu empal gentong khas Cirebon. Walaupun tidak terlalu mirip dan bahan bakunya disesuaikan supaya harganya bisa mahasiswawi, saya bisa menikmatinya dengan enak. Dagingnya tidak terlalu empuk, tapi kuahnya mengandung kesegaran dan lebih mantap ditambah bubuk cabe yang membuat rasanya semakin nendang.


Random membawa berkah. Menemukan warung-warung seperti ini lah yang membuat saya bahagia. Lebih bahagia kadang dari sekedar makan di kafe-kafe fancy dengan menu barat yang mewah.



Dapur Cirebon H. Andy Mau

Empal 8k
Nasi Lengko 6k

OH: 10 am - 5 pm

Ruko Babarsari, seberang Gereja Assumpta Babarsari

https://www.google.com/maps/place/Gereja+Katolik+Paroki+Santa+Maria+Assumpta+Babarsari/@-7.77248,110.411155,15z/data=!4m2!3m1!1s0x0:0xdff4551dc508c6c7?sa=X&ei=Se-EVcbHCcKUuATX8bCIBw&ved=0CHcQ_BIwDQ

No comments:

Post a Comment