Bakmi Jowo Mbah Gito


Ini kedua kalinya saya mampir di tempat ini. Pertama kali saya mampir tempat ini benar-benar 180 derajat berbeda. Belum ada konsep tempat kandang sapi dan pelayan yang menggunakan surjan dan blangkon. Salah satu perbedaan yang paling signifikan adalah dulu tempat ini sepi banget. Waktu saya datang kali ini, beuh mobil-mobil berjejer di parkiran.

 


Terlepas dari sebutan "Gubuk Reyot", Bakmi Mbah Gito ini memiliki tempat cukup bersih, nyaman, dan tertata cukup baik. Pilihan menunya mulai dari Bakmi Godog dan Goreng, Capcay, Nasi Goreng, Magelangan, dan Rica-rica. Kalau pagi tempat ini berjualan soto dan gado-gado.


Tidak pas rasanya mengunjungi tempat dengan nuansa lawas tanpa memesan teh poci gula batu. Mantap. Terlepas dari pengunjungnya yang cukup ramai, pesanan saya ternyata datang cukup cepat.


Bakmi Godog Bihun. Wah aromanya harum. Salah satu bakmi godog terenak yang pernah saya cicipi. Kita juga bisa lho pesan Bakmi Godog Spesial dengan kepala, paha, ceker, brutu dll.


Bakmi Gorengnya cukup enak, tapi masih kurang sih menurut saya. Porsinya cukup jumbo.


Ini Rica-rica ayam. Bumbu rica-ricanya meresap ke daging ayamnya. Sayang rica-ricanya cenderung ke manis daripada pedas.


Soal pelayanan, untuk warung makan tradisional yang cukup laku. Pelayanan disini sangat ramah dan tanggap. Berbeda dengan tempat-tempat tradisional yang saya datangi yang pelayanannya kurang ramah dan seakan-akan kita yang butuh banget. Untuk konsep tempat saya acungi 2 jempol untuk tempat ini. Salah satu strategi efektif untuk survive d tengah banyaknya pesaing.


Bakmi Mbah Gito

Bakmi Godog 17.000
Bakmi Goreng 17.000
Rica-Rica 27.000

Jl. Nyi Ageng Nis, Rejowinangun

No comments:

Post a Comment