Pecel "Baywatch" Mbah Warno



Ini bukan fusion Indonesia dan Western, tapi ini pure asli dari Bantul. Sebutan Pecel Baywatch berasal dari sebutan beberapa pelanggan warung ini waktu melihat hampir semua pemilik dan pelayan-pelayan warung ini hanya menggunakan kutang waktu memasak dan menyajikan. Mbah Warno salah satunya. Namun waktu kunjungan saya kesini, sayang sekali saya tidak melihat pemandangan Mbah Warno dengan kutangnya. (maaf)


Warung makan tradisional ini juga mengenal istilah All You Can Eat. Jadi penentuan harganya berasal dari jumlah orangnya. Nah untuk satu orang disini dipatok harga 25.000, belum termasuk minum dan tambahan lauk selain yang disajikan di meja. 


Ada beberapa menu yang disajikan disini. Seperti mangut lele, sambel goreng krecek, gorengan, pecel kembang turi (favorit saya banget), baceman, Lele dan Ikan Gabus goreng. Mantep banget lah pokoknya buat makan siang, apalagi belum makan dari pagi. Mangut Lelenya juga enak, karena sudah di asap sebelumnya.


Untuk tempatnya, warung makan ini masih tradisional banget. Semacam makan di rumah sendiri. Bahkan ada lesehan tikar juga. Namun anehnya warung ini terasa sejuk, meskipun cuaca di luar begitu panas. Hohoho.

penampakan Mbah Warno


Pecel "Baywatch" Mbah Warno

Per orang 25.000 - 30.000

 JL. Desa Wisata Kasongan, Bantul, Indonesia

No comments:

Post a Comment