Tuan Muda Cafe | @tuanmuda_cafe



Saya nggak nyangkan Tuan Muda akan sebesar ini. Sebelumnya pertemuan saya dengan Tuan Muda terjadi waktu saya masih SMA di foodcourt Taman Sari Ambarukmo Plaza dan itu adalah Takoyaki pertama yang saya makan dan Tuan Muda mampu memberi kesan pertama yang cukup impresif. Sejak itu saya jadi pelanggan tetap setiap pergi ke Amplaz, sampai akhirnya Stall Tuan Muda tidak berjualan lagi.

 Sampai akhirnya saya bertemu Tuan Muda lagi di Seturan, setelah Tuan Muda mulai membuka cabangnya dulu ada dimana-mana mulai dari Wirobrajan, Jakal, Gowok sampai akhirnya tinggal Seturan dan Wirobrajan. Namun waktu itu stall di Seturan masih berupa stall kecil, sampai akhirnya ketika saya berkunjung lagi stall kecil itu sudah menjelma menjadi Cafe di Rooftop sebuah toko baju. Wah keren banget!. Coba sekarang saya dimana saja restoran/cafe di Jogja yang ada di rooftop selain di hotel-hotel? Tidak banyak kan?


Pilihan menu di Tuan Muda Cafe jauh lebih banyak daripada perkiraan saya. Selain Takoyaki, ada pula ramen, okonomiyaki, nasi kare, bento dan sushi. Namun saya lebih memilih menu yang jarang ada di Restoran Jepang, seperti Takoyaki dan Okonomiyaki.



Okonomiyaki, menu pertama pilihan saya.  Okonomiyaki itu adalah hasil dari adonan yang berisi kol, telur, dan potongan daging gurita (pesanan saya). Kemudian disiram saus okonomiyaki yang rasanya menyerupai saus BBQ, sedikit asam dan mayones. Ditaburi Katsuoboshi (Serutan ikan kayu/cakalang kering). Kadang ada juga Okonomiyaki gaya Hiroshima yang menggunakan mie, namun yang ada di Tuan Muda hanya Okonomiyaki biasa ala Kansai. Rasanya tidak terlalu istimewa sih, namun oke lah buat snack sambil duduk di Rooftop memandang jalan seturan yang tidak pernah sepi. (asoy)


Takoyaki, adonan yang dibuat bola, diisi oleh toping tergantung selera, biasanya diisi daging gurita seperti pesanan saya ini. Kemudian disiram saus seperti yang dipakai untuk Okonomiyaki, kemudian diberi mayones dan taburan katsuoboshi. Sayangnya takoyakinya sudah tidak seenak dulu pertama kali saya coba, katsuoboshinya semakin sedikit, sausnya terlalu asam, dan takoyakinya waktu disajikan sudah dingin, padahal enak tuh dimakan pas panas-panas. Cuma cukuplah untuk mengobati kerinduan saya akan takoyaki.


Karena waktu itu cukup dingin, saya juga pesan Ramen di Tuan Muda. Cuma sayang menu Ramennya kurang oke menurut saya. Kaldunya kurang kuat sehingga bumbu kuahnya kurang terasa, nyaris plain. Pemilihan sayurannya juga kurang tepat, Kapri dan Pakcoy kurang cocok untuk Ramen menurut saya. Saran saya lebih baik menggunakan Wortel yang diiris tipis panjang, Daun Bawang, Bayam, dan potongan Nori .



Saya menghabiskan 3 jam disini, sambil mengobrol bersama teman. Tempatnya oke banget buat nongkrong berjam-jam. Asal nggak hujan sih bisa betah lama-lama disini. Kapan lagi ada cafe rooftop senyaman ini di Jogja?



Tuan Muda Cafe


Takoyaki 12.000
Okonomiyaki 13.000
Ramenian 23.000

Buka : 15.00 - 23.00
Jl. Seturan Raya, Seturan. Lantai Atas Ruko FM Fashion

2 comments:

  1. I dont think ramen will go well with spinach tho. Wouldnt the spinach be too mushy? Or maybe youre mistaken that with bibimbap?

    ReplyDelete
  2. Oh okay its just that i never see one i guess. Keep up the great work, i always look forward for updates!

    ReplyDelete