Es Sido Semi : Wis Pasti Tutup




Hari Rabu. Waktu itu saya memutuskan untuk beristirahat saja di rumah setelah beraktifitas seharian di hari Selasa kemarin. Sampai akhirnya tiba-tiba alam bawah sadar saya mengeluarkan request spesial "Makan es kacang ijo es sidosemi yuk". Langsung saya memutuskan untuk ngadem disana siang itu. Mas Sandi salah satu teman saya juga saya ajak kesana, dan beliau langsung mengiyakan ajakan saya. 

"Sidosemi tutup dad"

Belum juga saya beranjak menuju motor, sudah ada sms dari Mas Sandi. Saya langsung memastikan lagi hari itu bukan hari Selasa, karena biasanya warung ini selalu tutup hari Selasa dan memberi plang "Yen Seloso Tutup". Akhirnya kami memutuskan untuk makan siang saja di kupat tahu di daerah pasar. Saya juga sempat mengabari salah satu teman saya, Aldio bahwa Sidosemi lagi-lagi tutup. Kabar ini juga saya siarkan di path..ada teman yang sempat berkomentar "Aku kesana juga selalu tutup, kalau kamu kesana pas buka tolong aku mintain nomor hpnya, biar nggak "kecelik" lagi"

Saya pulang ke rumah, dan disinilah kabar sedih itu muncul. Aldio yang sedang bertugas dengan tim ekspedisi warisan kulinernya tiba-tiba memberi informasi dari rekan setimnya.


Es Sidosemi tutup selamanya. Ada konflik internal. Kabar sedih itu juga ternyata di konfirm lagi oleh Sandi, yang menyempatkan diri bertanya ke warga sekitar Es Sidosemi. Konflik Internal, lebih tepatnya ada permasalahan keluarga.

Ah..Es kacang ijo, es buah, es limun.. bakso tomat..

Saya langsung membagikan kabar sedih ini di path, jarang sekali saya mengalami salah satu spot kuliner saya tutup untuk selamanya. Hanya gara-gara konflik internal, tipikal masalah yang sering dialami oleh orang jawa. Entah warisan, entah masalah apa. Yang jelas hal itu harus mengorbankan favorit warga Jogja.. Es Sidosemi.

Dua teman saya , Aldio dan Sandi bahkan sama sekali belum pernah kesana. Saya hanya mampu menceritakan betapa spesialnya tempat itu. Meskipun tempat itu bukan kafe dengan desain interior mewah, bukan tempat dengan ac, bukan tempat dengan menu kreatif.. namun Es Sidosemi adalah tempat yang sangat spesial...saya bisa menghabiskan 3 jam disana hanya untuk sekedar mengobrol dengan teman-teman.







Es Sido Semi.. Yen Seloso Tutup..

Tapi saiki wis pasti tutup


semoga bukan untuk selamanya.

photo by Sandi Kalifadani


http://tridi-artera.blogspot.com/2014/05/es-sido-semi-wis-pasti-tutup.html

2 comments:

  1. iyo mas.. sidosemi pancen ngangeni

    ReplyDelete
  2. yah pantesan kecelik terus :(

    ReplyDelete