Bakso Tenis Arema


Jumpa lagi di #KEBAK setiap selasa alias Keliling Bakso!. Siang ini saya sedang ada urusan di Pleret. Daerah Bantul, selatan Kotagede. Jadi saya mau nggak mau harus menemukan destinasi mbakso di tempat ini. Akhirnya teman saya merekomendasikan Bakso Tenis Pleret yang ada di dekat rumahnya. Saya masih ingat jaman-jaman dimana bakso-bakso besar terkenal di Jogja. Semakin besar semakin menarik. Padahal ya sebenarnya menurut saya bakso besar-besarpun tak ada pengaruhnya kalau adonan daging sapinya cuma secuil dan lebih didominasi kanji.




Oke ini bakso Tenis yang saya pesan. Harganya cukup murah 6000 rupiah saya. Berbeda dengan harga bakso kebanyakan yang sudah 10ribuan ke atas. Jangan berharap lebih dengan harga 6000 tadi, karena kita hanya akan mendapat bakso super besar namun dengan rasio daging sapi yang tidak sebanyak bakso pada umumnya. Karena ketika dipotong dengan sendok, bakso sangat mudah terpotong. Berbeda dengan bakso yang rasio daging sapinya lebih banyak, seperto 4:6, daging sapi sedikit susah dipotong. 


Rasanya standar bakso pada umumnya. Namun bakso ini menggunakan "gaya" Bakso Arema yang biasa lewat depan-depan rumah, Karena ownernya sendiri berasal dari Malang. Selain bakso tenis ada juga bakso kerikil. Menu bakso yang lumayan jarang ditemukan di Jogja, padahal berasa dari daerah yang dekat dengan di Jogja, yaitu Magelang. Oke mungkin #Kebak minggu depan kita mampir ke Desa SIdoarum, Godean. Mencicipi Bakso Kerikil yang konon semangkoknya cuma 2000.

Bakso Tenis Arema

Bakso Tenis 6000

Es Teh 2000


Lokasi: Jalan Pleret Km, 5 (dari waterpark Balong lurus ke barat 2 km)

No comments:

Post a Comment