Solo: Rumah Teh Ndoro Donker | @TehNdoroDonker


Akhirnya saya liburan juga! Setelah gagal liburan gara-gara kerjaan numpuk waktu akhir tahun akhirnya saya sempet liburan juga. Tujuan kali ini adalah ke kebun teh Kemuning. Jarang banget kan nemuin tempat kayak gini di daerah Jawa Tengah? Kebun Teh Kemuing ini lokasinya ada di lembah Gunung Lawu. Jadi arah perjalanannya ya nggak jauh beda kalau kita mau ke Tawang Mangu atau Gunung Lawu.

Setelah menempuh perjalanan 3 jam dari Jogja dengan jarak lebih dari 100km, akhirnya saya sampai di Rumah Teh Ndoro Donker. Tempat ngeteh yang direkomendasikan oleh Henny, sesama foodblogger. Ternyata rekomendasi Henny oke banget, sampai Ndoro Donker langsung disambut hamparan kebun teh dan udara segar. Jadi hari itu, saya memutuskan untuk ngadem disini aja daripada ke atas lagi, ke lokasi Kebun Teh Kemuningnya.

Ndoro Donker ini Rumah Teh dengan gaya rumah khas Belanda. Selain restoran, Ndoro Donker ini juga menjual teh dalam bentuk bungkusan. Lokasi restoran Ndoro Donker ini ada dua area, yaitu indoor dan outdoor. Pilihan kami jatuh ke outdoor, sekalian melihat pemandangan kebun teh.

Setelah duduk, kami langsung disambut oleh pelayan dan menu. Kaget juga waktu buka buku menunya, ternyata harganya nggak mahal-mahal banget. Menu main coursenya mulai dari Iga Bakar (35rb) , Nasi Goreng (18rb), sampai Kari Ayam (25rb), Cuma karena sebelumnya udah kenyang makan bakso di KarangAnyar kami memutuskan untuk pesan cemilan saja.


Nah ini pesanan pertama, Teh Aroma Madu, ya memang bener-bener teh beraroma madu. Bahkan saking kuat aromanya sampai nggak perlu gula buat teh ini. Harganya? Cukup 8rb secangkir.


 Ini pesanan saya, Teh Camellia . Harganya juga sama 8rb secangkir. Tapi aromanya memang nggak sekuat Teh Aroma tadi. Teh ini juga biasa disebut flower tea.


Pesanan Mbak Kiki, Teh Tarik. Harganya juga sama 8rb secangkir. Entah kenapa ini jadi minuman favorit mbak kiki tiap ngeteh. Mungkin dia hobi ditarik ulur sama gebetan.


Ini Teh Aroma Jeruk, pesenan Sekar. Sayangnya udah terlanjur dikasih gula sama Sekar, aroma jeruknya kuat tapi saya nggak bisa bilang minuman ini butuh gula banget apa bisa diminum tanpa gula. Harganya juga sama 8rb.


Favorit saya disini. Namanya Tempe Donker. Sudah memenuhi standar dibilang enak sebagai tempe mendoan! Saran saya ini harus cepetan dimakan, keburu dingin gara-gara cuaca yang dingin banget di sekitar Ndoro Donker. (10rb)


Ini juga enak lho! Waaupun simpel sih, sekilas mirip balok goreng sih. Cuma ini nggak digoreng sekering balok, dan ketelanya lebih empuk nggak sekeras balok. Di buku menu disebut Ubi Jalak Tuwo. Kalau pesen Tempe Donker, cocolin deh sama sambel kecapnya. (10rb)



Sekilas seperti pisang panggang biasa. Tapi ya emang pisang panggang biasa sih. (Loh piye toh iki?). Kombinasi pisang panggang, dengan coklat susu dan keju. Menu rumahan banget sih ini. (10rb)



Karena Teh kami sudah habis. Akhirnya kami pesan Teh lagi dalam bentuk teko untuk berempat. Ini adalah Passion Fruit Tea. Teh aroma buah markisa. Cuma kalau minum ini musti tambahin gula nih. Biar lebih enak. Selain itu pesan di teko ternyata bikin teh jadi lebih lama panasnya. Kalau cuma di cangkir, cepet banget dingin.


Kebun Teh sebelah Ndoro Donker, sayang pas lagi ujan


Foto bareng dulu!

Rumah Teh Ndoro Donker

Jl. Afdeling Kemuning-Solo

2 comments:

  1. Rumah Teh Ndoro Donker sudah masuk Karanganyar, min.
    Tempatnya enak memang, segar dengan pemandangan kebun teh di bawah kaki gunung lawu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, karena post kuliner dari Karanganyar belum banyak jadi sementara Ndoro Donker disatukan ke Solo dulu. Tempatnya memang menyenangkan, cocok buat melepas stress. :)

      Delete