Wedang Uwuh dan Pecel Kembang Turi Makam Imogiri Bu Yani


Adalah kesalahan besar apabila kita berkunjung di daerah Imogiri dan tidak menyempatkan diri mencicipi Wedang Uwuh, minuman khas daerah ini. Minuman ini kalau ditilik sebenarnya tergolong baru di Jogja, baru mulai terkenal sejak 2006, tepat setelah gempa besar di Jogja. Minuman ini terkenal di kalangan relawan dan mulai menyebar dari mulut ke mulut. Sehingga sampai sekarang menjadi minuman khas yang bisa dijadikan oleh-oleh pendatang dari luar kota.


Wedang Uwuh tidak harus dinikmati dalam keadaan panas, ada pilihan dengan es juga. Apalagi pada siang hari, minum wedang uwuh yang panas tentu saja sangat tidak wajar. Penyajiannya cukup simpel, dan didominasi oleh jahe sebagai base rasa, dan kayu secang sebagai pewarna natural minuman ini, sehingga menjadi berwarna merah, untuk pemanis digunakan gula batu. Tanpa gula batu, tentu saja rasanya menjadi sangat berbeda.



Andai merasa lapar, di warung Bu Yani ini juga tersedia berbagai macam makanan. Namun yang terkenal adalah pecel kembang turinya. Jarang sekali memang menemukan pecel yang menggunakan kembang turi di Jogja. Selain kembang turi ada, kecipir, timun, bayam, daun kenikir juga.



Setelah berwisata di Makam Raja dengan seribu tangga di Imogiri, tempat ini bisa jadi pilihan untuk beristirahat sejenak. Segelas wedang uwuh dan sepiring pecel mampu mengembalikan tenaga untuk pulang dengan hati senang. :)


Wedang Uwuh dan Pecel Kembang Turi Bu Yani

Komplek Parkir Bis Makam Raja Imogiri

Wedang Uwuh Rp. 3.000
Pecel Rp. 5.000

No comments:

Post a Comment